KOPI MU (MANG UJANG)


TUGAS DASAR PENULISAN
REVIEW KULINER DI JATINANGOR
KOPI MU (MANG UJANG)





Ditulis oleh :
Permana Rahadiana Setiawan  210510170048
Sutan Dzabian                           210510170056

Manajemen Komunikasi (B)





1. Nama Produk
            Nama produk “Kopi MU” diambil dari salah satu penjaga kos-kosan dimana para owner itu tinggal, pada saat meracik kopi ini sendiri mereka bingung akan menggunakan nama apa namun karena sering ngopi bareng penjaga kosan mereka mencetuskan nama itulah untuk produk yang mereka buat.
2. Sejarah Berdirinya “Kopi MU”
            Terdiri dari empat orang mahasiswa yang tinggal disuatu kosan yang ada di daerah Universitas Padjadjaran karena mereka merupakan mahasiswa UNPAD, berawal dari hobi nongkrong di kedai kopi Reza, Kopew, Fadhil dan Audi memiliki ide untuk membuat home made berupa produk yaitu kopi dengan dikemas botolan yang dijual dengan target mahasiswa UNPAD itu sendiri dan untuk mengisi waktu luang ketika tidak ada kegiatan dikampus dan pada saat tidak ada tugas kuliahnya. Dan beruntungnya lagi, mereka memiliki teman yang berprofesi sebagai barista yaitu Rudi. Ia memang sudah lama bekerja disalah satu cafe yang ada di Bandung sehingga ia memiliki pengalaman yang bisa dibagi kepada pemilik kopi ini.
3. Target marketing dan Harga jual
            Target utama dalam pemasarannya yaitu mahasiswa UNPAD, namun karena dipromosikan melalui Media Sosial maka masyarakat umum pun bisa memesannya. Karena kita ketahui bahwa kopi bisa dinikmati oleh siapa saja yang ingin meminumnya, bahkan mahasiswa yang ada di daerah Bandung pun sering memesannya karena Kopi MU memiliki harga yang pas dikantong mahasiswa dan rasa yang nikmat sehingga bisa bersaing dengan kopi-kopi yang sudah memiliki nama besar. Dengan menggunakan system Pre-Order (PO), tidak mengurangi omset dagang mereka karena selain melakukan PO mereka juga sering membuka stand di even-event yang cukup besar yang ada di Bandung, seperti Car Free Day (CFD) atau berada di bazar-bazar tertentu. Harga jual Kopi MU sendiri yaitu sekitar Rp. 13.000 s/d Rp. 15.000 dengan harga tersebut mereka bisa memberikan kepuasan terhadap konsumen, selain itu mereka juga memiliki menu special yaitu mocacino dan coklat. Mungkin itu tidak asing, tetapi kenapa bisa disebut special karena menu ini merupakan racikan dari mereka yang memiliki resep tersendiri sehingga berbeda dengan buatan kedai-kedai yang lainnya.

Bagaimana penjualan disaat libur semester?
            Penjualan pada saat musim liburan mahasiswa mungkin menjadi masalah badi para pelaku usaha makanan atau minuman yang ada di Jatinangor, tetapi tidak bagi Kopi MU karena mereka sudah memilik chanel yang baik di tempat lain yaitu Bandung. Bagi mereka jika libur mereka bisa memfokuskan untuk berjualan di Bandung, terlebih salah seorang pemiliknya memiliki kedai angkringan yang sudah terlebih dahulu dibentuk sebelum usaha keduanya ini dibentuk. Menurut salah satu pemilik Kopi MU, mereka lebih nyaman berjualan di Bandung karena disana ada tempat untuk menikmati kopi itu sendiri yang telah disediakan dan bersamaan dengan angkringan yang ia punya. Mereka menyediakan tempat agar para pelanggan lebih santai dan lebih menikmati kopi hasil racikan mereka, selain itu penjualan di Bandung dinilai lebih tinggi dari pada Jatinangor karena kita ketahui sendiri banyak sekali muda-mudi yamg sering nognkrong baik siang atau malam hari.
     



            Gambar diatas merupakan beberapa jenis kopi yang menjadi bahan dasar produk Kopi MU yang bisa anda nikmati kapan saja.





Comments