Jalan-Jalan Low Budget Ala Anak Kosan di Teras Cikapundung


Jalan-Jalan Low Budget Ala Anak Kosan di Teras Cikapundung

Jalan-jalan ke Bandung, pasti identik dengan tempat-tempat wisatanya yang iconic, seperti Tangkuban Perahu atau Kawah Putih. Jalan-jalan ke Bandung juga pasti identik dengan kuliner batagor atau seblaknya. Jalan-jalan ke Bandung juga nggak lengkap rasanya kalau nggak berbelanja di mall-mall besar di Bandung. Tapi, disamping hal-hal tersebut, banyak sekali tempat menarik yang dapat dikunjungi di tanah Pasundan ini. Destinasi wisata baru seperti Taman Kota Bandung kini jadi sesuatu yang menarik untuk didatangi. Selain lokasinya yang mudah dijangkau dan biayanya yang murah, taman-taman di kota Bandung juga menyediakan berbagai fasilitas-fasilitas yang tidak kalah menariknya dengan tempat wisata lain di Bandung.

Kali ini, Agnes akan membahas tentang salah satu taman kota yang ada di Bandung yang bernama Teras Cikapundung BBWS. Taman ini buka setiap hari. Bertepatan pada hari Sabtu tanggal 10 Oktober lalu, aku dan kedua temanku pergi menghabiskan waktu di Teras Cikapundung. Cuaca yang tidak terlalu panas dan tidak terlalu mendung membuat kami memutuskan untuk menghabiskan waktu membuang penat dan bersantai-ria di taman itu. Eits, tenang saja, masuk ke taman ini tidak memerlukan biaya sama sekali loh! Hanya ada pengutipan biaya parkitrmobil/motor yang telah disediakan dan itu pun nggak mahal. Cukup membawa uang sebesar-besarnya 5000 saja, kita sudah bisa merasakan keindahan dan kenyamanan dari taman ini bersama teman, keluarga, pacar, temannya pacar, atau pacarnya teman. (ehh??)



Sebelum Agnes membahas tentang daya tarik dari tempat wisata ini ada baiknya kita tahu sejarah dari taman ini dulu ya! Pada hari Sabtu kemarin, Agnes telah melakukan wawancara dengan salah satu pedagang minuman di taman ini. Beliau bernama ibu Yani. Ibu Yani sendiri sudah berdagang selama 1 tahun di setiap hari Sabtu dan Minggu. Beliau mengatakan bahwa Teras Cikapundung dulunya tidak sebagus yang sekarang. Cikapundung sendiri merupakan aliran sungai yang membelah Kota Bandung, yang membentang mulai dari kawasan Bandung Utara dan bermuara di Sungai Citarum di wilayah Bandung Selatan. Hulu Sungai Cikapundung ini berlokasi di sekitar kawasan Tempat Wisata di Lembang, tepatnya di Curug Omas dan airnya mengalir melewati Babakan Siliwangi, kemudian masuk Kota Bandung dengan melintasi Jalan Braga serta Alun-Alun kota Bandung. Teras Cikapundung dari dulu memang sudah dikenal sebagai basecamp atau tempat berkumpulnya orang-orang kreatif di Kota Bandung, termasuk diantaranya adalah pusat berkumpulnya para Seniman Bandung. Di tempat ini pernah berdiri sejumlah sanggar seni dan beberapa warung-warung makan, sebelum akhirnya terlantar dan tidak terurus.


Hingga keadaanya saat itu bagi masyarakat sekitar dikenal sebagai salah satu tempat yang angker di Kota Bandung. Puncaknya terjadi pada tahun 2013 yang lalu, sejumlah warga Kota Bandung dalam gerakan ” Save Babakan Siliwangi ” berunjuk rasa besar-besaran, untuk menolak rencana pembagunan kawasan konservasi alam ini menjadi kawasan komersial dan pemukiman.



(bersama dengan Ibu YaniJ)

Nah seperti apa daya tarik tempat wisata yang populer dengan sebutan TeCI, Amphitheater Cikapundung dan  kembaran Cikapundung Riverspot ini? Di taman ini banyak sekali hal-hal yang dapat dijumpai, berikut Agnes akan membahasnya secara terperinci:

1.      Air Mancur Teras Cikapundung
Ketika kita melangkahkan kaki masuk kedalam taman ini, yang pertama kali telihat adalah air mancurnya. Inilah daya tarik sisi eksotisnya ketika malam disini. Saat malam tiba, area inilah yang paling ramai dipadati pengunjung yang ingin menaikmati keindahan air mancur yang disinari lampu sehingga nampak berwarna-warni. Dan kini pun area air mancur ini menjadi lokasi favorit pengunjung untuk berfoto selfie atau sekedar duduk nongkrong  sambil mencicipi aneka makanan yang disiapkan. Dalam foto ini sayangnya Agnes sedang mengunjungi taman pada siang hari, namun tidak menghilangkan keindahan air mancur tersebut pada siang hari juga.


2.      Amphitheater Teras Cikapundung
Inilah fasilitas utama Teras Cikapundung, pusat dimana pengunjung asyik menikmati beragam aktifitas hiburan yang seru saat berada di sini seperti, pertunjukan hiburan live music performance, nonton bareng laga sepakbola, hingga kegiatan ekhsibisi, pameran dan lainnya. Disini juga kita dapat sekedar berteduh ria sembari melihat keramaian taman sambil ber-streaming-ria karena di taman ini disediakan Wi-Fi sehingga kita tidak akan kebosanan didalamnya.
(Amphinya dibelakang, adem ya! Btw itu teman Agnes kayak lagi shooting iklan sampo deh, hehe.)


3.      Jembatan Merah Cikapundung Riverspot
Inilah ciri khas utama dari Teras Cikapundung, adanya jembatan berwarna merah dan terlihat cantik yang jadi penghubung bantaran Sungai Cikapundung. Di kawasan tersebut juga dibuat tempat duduk berundak sebagai bisa tempat untuk duduk bersantai pengunjung serta tempat menonton hiburan di amphitheater. Selain itu, jembatan ini juga menjadi salah satu tempat objek untuk berfoto yang instagramable-lho! Apalagi kalau yang punya pasangan, lucu banget pasti kalau foto couple-an disini, hehehe. Tapi karena Agnes jomblo, jadinya ngefotoin temen aja deh disini, huhuhu. 



4.      Taman Bermain Mini
Buat kalian yang punya anak kecil, jangan khawatir buat ngebawa anaknya ke taman ini. Karena di taman ini difasilitasi taman bermain mini dimana di dalamnya terdapat kereta apa mini yang dapat dimainkan dan juga permainan air seperti memancing boneka ikan. Jangan takut kelaparan ya disini, karena pas disebelah taman ini ada warung yang menjual makanan dan minuman.



5.      Kolam Ikan di Teras Cikapundung
Di taman ini terdapat kolam ikan, yang merupakan kolam berisi beragam ikan khas Sungai Cikapundung, mulai jenis badar, kehkel, hingga beunteur dan yang menariknya, kita bisa terapi kaki di sungai ini dan tidak dipungut biaya sepeserpun. Udah murah, bikin sehat juga kan? Dijamin nggak akan nyesel deh ke taman  yang satu ini.



Ohiya, jangan khawatir ketika hujan turun! Karena taman ini dikelilingi pohon-pohon yang rindang dan terdapat banyak saung untuk tempat berteduh. Selain itu, ada juga mushola yang disediakan untuk umat beragama melakukan ibadahnya.



Seperti yang Agnes bilang, kalau masuk ke taman ini relatif sangat murah, ramah lingkungan, dan juga menyehatkan baik secara fisik maupun mental. Tapi ingat, karena ini taman kota dan untuk umum selalu dijaga ya kebersihannya! Jadi gimana, udah tertarik belum untuk berwisata low budget ala anak kosan di Teras Cikapundung?



Penulis: Agnes Monica Marpaung (210510170076)

Comments