Keindahan Bambu di Teras Sunda Cibiru

Ditulis oleh: Muhammad Faisal Akbar NPM 210510170082

“Keindahan Bambu di Teras Sunda Cibiru”
Pada kesempatan kali ini, saya menyempatkan diri saya untuk berkunjung ke salah satu tempat wisata yang ada di kota bandung yaitu Teras Sunda Cibiru. Tempat wisata ini berada di daerah timur Kota Bandung, tepatnya Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Cibiru. Teras SUnda Cibiru ini memiliki luas kurang lebih sekitar 5600 m persegi. Perlu diketahui kalau akses untuk masuk kedalam taman kota ini adalah gratis, kita hanya perlu mengisi buku tamu kehadiran. Ketika saya datang kesana, tempat ini baru saja diresmikan oleh gubernur Jawa Barat yaitu Pak Ridwan Kamil sekitar tanggal 31 Oktober 2018. Dari informasi yang saya dapat dari narasumber, pembangunan taman sunda cibiru ini menghabiskan dana sekitar 7,9 miliar rupiah.
Jika kita melihat bangunan secara keseluruhan, kita dapat membagi seluruh bangunan menjadi 6 bagian. Bagian pertama berupa aula serbaguna, sedangkan bangunan lainnya berguna sebagai galeri, ruangan pembuatan alat-alat kesenian, mushola, pendopo, dan galeri penjualan souvenir.
Yang menjadi salah satu hal yang paling menjadi daya tarik dari Teras Sunda Cibiru ini adalah struktur bangunan nya yang mayoritas di dominasi oleh bahan baku berupa bambu. Menagapa menggunakan bahan baku bambu? Ini dikarenakan material bambu ini menunjukkan jati diri dari budaya sunda. Ketika saya berkunjung kesana, saya bertanya dengan petugas yang ada disana mengenai struktur bambu tersebut dan beliau mengatakan “ kurang lebih hampir 80 persen struktur bangunan ini terbuat dari bamboo dan sudah diuji kekuatannya mampu bertahan hingga 15 tahun.”. menurut saya ini merupakan informasi yang cukup mengagumkan karena dengan bahan baku bambu ini selain kuat dan kokoh, ini juga bisa dijadikan sebagai gambaran budaya.

Seperti yang tadi saya bahas diatas, salah satu bangunan yang ada di Teras Sunda Cibiru ini adalah bangunan-bangunan rumah khas sunda. Salah satu tujuan adanya bangunan ini adalah dapat dijadikan sarana oleh aktivis-aktivis budaya sunda yang berada disekitar kota bandung untuk mengadakan kegiatan-kegiatan seperti pameran budaya, berjual makanan khas sunda, Dll. nantinya pun acara-acara yang diadakan tidak hanya datang dari aktivis-aktivis budaya saja, melainkan datang juga dari pemerintah daerah sekitar dalam rangka melestarikan budaya daerah setempat yaitu budaya sunda.
Teras Sunda Cibiru ini juga memiliki beberapa koleksi lukisan-lukisan tangan yang dihasilkan langsung oleh warga-warga lokal yang memang memilki kemampuan melukis yang cukup handal. Bahkan ketika kita pertama kali melihatnya, kita tidak akan menyangka kalau lukisan tersebut dihasilkan langsung oleh tangan-tangan mahir warga sekitar karena memang tingkat keindahan dan ketelitiannya yang tidak diragukan. Bahkan jumlah koleksi ini pun masih coba untuk ditambah agar menambah varian lukisan yang ada sehingga lebih bisa memanjakan mata para pengunjung yang datang

tapi yang masih menjadi salah satu kendala yang masih ada dari Teras Sunda Cibiru ini adalah dikarenakan tempat ini masih terbilang baru dan baru saja diresmikan dalam beberapa waktu yang lalu, masih ada beberapa proses pembangunan yang belum selesai dikerjakan sehingga hal ini mungkin mengganggu bagi beberapa pengunjung. Diharapkan kepada pihak yang bertanggung jawab secara langsung terhadap ini agar melakukan penyelesaian proses pembangunan dengan lebih efektif agar kedepannya tidak ada lagi pengunjung yang terganngu dengan proses pembangunan tersebut. tempat ini merupakan taman kota yang menggambarkan jati diri budaya sunda, jangan sampai keindahan dari budaya ini tercoreng dengan hal-hal kecil seperti ini.
mungkin cukup sekian yang bisa saya sampaikan, terima kasih atas waktu dan perhatiannya, diharapkan setelah membaca ini, wawasan para pembaca dapat bertambah dan bahkan tertarik untuk datang langsung ke lokasi taman kota teras sunda cibiru ini. bila ada tutur kata yang kurang baik dalam penyampaian mohon dimaafkan, yang baik datang nya hanya dari Allah S.W.T, yang kurang baik datang nya dari diri saya pribadi. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih.

Comments