Pada hari Jumat tanggal 2 November, saya mengunjungi
sebuah pameran di bilangan Selatan Jakarta tepatnya di suatu pusat
perbelanjaan, Senayan City. Pada kesempatan ini, terdapat pameran dari sebuah
brand mancanegara yaitu Louis Vuitton. Pada pameran kali ini, Louis Vuitton
mengangkat tema Time Capsule yang
mana menjelaskan secara historis tentang
Louis Vuitton sejak lama.
Time Capsule menceritakan kisah Louis Vuitton menggunakan
pemilihan objek dan dokumen dari sebuah arsip selama 160 tahun. Pameran ini
menunjukkan cara yang selalu diunggulkan oleh Louis Vuitton dalam
mengantisipasi kebutuhan dan keinginan yang dihasilkan oleh proses teknologi.
Louis Vuitton berhasil menanggapi hal tersebut dengan kreasi baru yang
imajinatif dan cerdas. Karya-karya bersejarah ditempatkan bersama karya
kontemporer untuk memberikan sorotan pada komitmen akan inovasi yang dilakukan
secara terus-menerus.
Indonesia terpilih menjadi salah satu
negara yang berkesempatan untuk mengadakan Time
Capsule Exhibition. Hal ini dilatar belakangi oleh klien Louis Vuitton di
Indonesia yang jumlahnya cukup banyak. Louis Vuitton membuat pameran ini dengan tujuan
mengenalkan produknya dari masa ke masa dan membangun hubungan secara
psikologis dengan para pengunjung. Memasuki pameran ini, para pengunjung mampu
menelisik bagaimana perkembangan dari produk Louis Vuitton sejak masih
menggunakan koper yang sangat besar yang biasanya digunakan untuk para pelaut
yang berpergian sampai tas yang sedang tren sekarang ini seperti clutch dan hand bag.
Dalam pameran ini, evolusi dari Louis
Vuitton dikemas dalam suatu garis waktu dari setiap peristiwa penting. Perisitiwa
penting tersebut membagi pameran menjadi empat bagian yakni the key to the codes, journeys around the
world, elegance in motion, dan icons
of the House.
Pada pameran ini pula memiliki serangkaian aktivasi.
Dari penjahit Louis Vuitton yang melakukan workshop
di gerbang masuk pameran sampai pembagian kartu pos ala Louis Vuitton kepada
setiap pengunjung. Tak lupa para pengunjung juga dimanjakan oleh pameran produk
yang langsung didatangkan dari Perancis. Para pengunjung banyak memotret produk
yang tersedia dan tak sedikit yang melakukan swafoto.
“Louis Vuitton tidak pernah melupakan sejarah dan
visi misi our true founding fathers.” Kata
Citra, seorang pemandu pameran di pameran ini. Ia juga menyebutkan bahwa Louis
Vuitton ingin dikenal sebagai the spirit
of travel bukan hanya sebagai merek yang mewah dan ekskluif. Menurutnya
yang membedakan Louis Vuitton dengan merek lainnya ialah pelayanan yang
diberikan. Selain itu Citra menyinggung bahwa Louis Vuitton tidak hanya sekedah
menjual produk namun menjual sebuah cerita dan kebanggaan. Merek ini sangat
mementingkan cerita yang didapatkan para klien dari produk yang dibeli. Citra
berharap para pengunjung yang datang dapat tertarik dengan sejarah dan cerita
yang ada dibalik Louis Vuitton dan juga diperkaya oleh edukasi yang diberikan
teman-teman pemandu perihal sejarah merek ini.
Gisela Desiree Primasti
210510170050



Casinos Near Me: Where You Can Play, And When to
ReplyDeleteCasinos near me that are easy 벳 365 코리아 우회 to 벳인포해외배당흐름 locate on the 토토 사이트 운영 map will 생활바카라 only list those casinos you would normally find in your local 10bet area. Casinos Near Me