Nama : Kresna Jaya Karna
NPM  : 210510170055

Sensasi Nonton Film Di Taman Film Kota Bandung
Kota Bandung memiliki banyak tempat-tempat yang menarik untuk dikunjungi dan Instagrammable seperti Dago, Alun-Alun Kota Bandung, Taman Musik, Taman Film, dan masih banyak lagi. Pada Blog saya kali ini saya akan mengulas salah satu tempat yang menarik di Bandung, yaitu Taman Film.

Taman Film merupakan salah satu taman temantik yang berada di bawah Jembatan Pasupati di Kota Bandung, tepatnya di sebelah Taman Pasupati atau yang biasa kita kenal dengan Taman Jomblo. Taman Film ini masih terbilang baru karena taman ini baru diresmikan pada tahun 2014 oleh Walikota Bandung yaitu Bapak Ridwan Kamil. Kenapa bisa disebut Taman Film?. Karena tamannya memiliki layar yang sangat besar yang selalu diputar berbagai film.


Pada hari Minggu kemarin saya dan teman saya berkunjung ke Taman Film. Ternyata taman ini memiliki bentuk yang sangat unik dan ramai pengunjungnya, masuknya pun gratis. Taman Film ini tidak seperti taman kota pada umumnya, Taman Film ini berada dibawah jembatan atau dibawah jalan layang, bukan dipinggir jalan besar, tempatnya pun teduh dan luas.

Mungkin banyak orang yang berpikir bahwa untuk menonton film di layar lebar ini kurang cocok jika tidak ada tempat duduk. Tenang saja, di Taman Film disediakan juga rumput sintetis untuk pengunjung yang ingin duduknya lesehan sambil nonton film di layar yang super besar ini. Lalu saya bertemu dengan Kang Fauzi sebagai narasumber dan saya wawancarai beliau. Menurut Kang Fauzi daya tarik lain dari Taman Film ini selain adanya layar yang sangat besar ini adalah karena bentuknya yang melengkung ini dapat meningkatkan interaksi sosial. Selain itu juga aman untuk anak-anak bermain disana karena tidak ada sisi yang tajamnya. Karena TV yang sangat besar ini menyala, saya dengan teman saya jadi duduk-duduk dan menonton film disana. Menarik bukan? Taman Film ini memang tempat yang sangat menarik dan cocok untuk destinasi liburan. Saya sendiri pun ingin berkunjung kesana lagi.


Narasumber : Kang Fauzi, warga Kota Bandung

Comments