Wisata Kota di Taman Kota Bandung, Hayu ah Teras Cikapundung!





Bandung yang disebut dengan kota kembang bertambah cantik dengan adanya taman-taman kota yang menghiasi sudut setiap kota. Ruang hijau ini banyak dibentuk dan diperbaiki oleh Ridwan Kamil yang sekarang merupakan Gubernur Jawa Barat. Taman-taman kota ini direvitalisasi untuk mempercantik kota Bandung serta memberikan fasilitas dan kenyamanan pada warganya. Taman kota juga biasanya dijadikan tempat berwisata oleh warga di Bandung karna konsep taman tematik dan unik di setiap daerah yang berbeda. Kurang lebihnya Bandung memiliki 24 taman tematik yang dapat dikunjungi semua kalangan.
Salah satu taman kota yang menjadi rekomendasi untuk kalian kunjungi di Bandung yaitu Teras Cikapundung. Nah buat teman-teman yang suka banget jalan-jalan ke daerah cimbuleuit dan cihampelas pasti pernah melihat teras-teras sisi kanan atau kiri jalan di Jl. Siliwangi ini.
Teras Cikapundung merupakan taman wisata yang dibangun dengan perpaduan konsep urban dan ekologi di sekitar sungai cikapundung. Terdapat banyak objek yang hanya ada di teras cikapundung yang tidak dimiliki oleh taman kota lainnya. Taman ini memliki ciri khas yang dimiliki seperti adanya Amphiteater, Jembatan Merah, Air Mancur, Kolam Ikan, Tempat bermain anak, dan Rafting di Sungai Cikapundung.
Nah sebelum membahas lebih dalam mengenai fasilitas taman ini ada baiknya untuk mengenal dulu sejarah dari adanya teras cikapundung yang dijadikan taman kota.

Sejarah Teras Cikapundung

Teras Cikapundung dari dulu memang sudah dikenal sebagai basecamp atau tempat berkumpulnya orang-orang kreatif di kota bandung, termasuk diantaranya adalah pusat berkumpulnya para Seniman Bandung. Taman ini diperbaiki kembali karna sejalan dengan rencana pemkot bandung yang merevitalisasi lokasi-lokasi yang dulunya dianggap terbengkalai. Salah satu objek yang dijadikan perbaikan utama dari teras cikapundung yaitu sungai cikapundung.
Sungai Cikapundung adalah sungai sepanjang sekitar 28 kilometer di Provinsi Jawa Barat yang membelah Kota Bandung. Sungai ini berhulu di sekitar Gunung Bukit Tunggul atau umumnya dari kawasan Lembang di utara Kota Bandung mengalir menuju selatan bermuara ke Sungai Citarum. Sungai ini memang sudah dimanfaatkan untuk keperluan-keperluan seperti ;

1. Objek Wisata Bandung (Maribaya, Curug Dago, Kebun Binatang).
2. Sumber air baku Perusahaan Daerah Air Minimum (PDAM) Kota Bandung sebesar kurang lebih 840 L/detik, yang diolah diinstalasi pengolahan Dago Pakar dan Badak Singa.
3. Sumber energy listrik yang dikelola oleh PT Indonesia Power- Unit Saguling yang mendirikan instalasi PLTA Bengkok dan PLTA Dago Pojok sebesar 3,85 MW.
4. Sebagai sarana irigasi pertanian (Bendung Leuwi Limus), namun seiring dengan perteumbuhan dan perkembangan kota, irigasi tersebut menjaditidak berfungsi.

Salah satu fasilitas yang menjadi daya tarik wisata di Teras Cikapundung ini adanya Jembatan Merah yang berguna untuk menjembatani jalan dari terpisahnya tempat-tempat di taman karena sungai cikapundung. Tempat saat masuk terdapat air mancur dan amphiteater setelah itu melewati jembatan untuk ke bagian yang satunya berisikan tempat bermain anak-anak, kolam ikan yang dapat digunakan untuk terapi kaki dan adanya tempat rafting untuk menyusuri sungai cikapundung. Jembatan berwarna merah cantik inipun menjadi salah satu spot foto terfavorit dari para pengunjung karna nuansa kayu dan warna merah yang sangat selaras adanya latarbelakang pepohonan dari atas jembatan juga menjadi alasan para pengunjung untuk berfoto di jembatan ini. Jembatan ini juga memiliki cerita mistis loh teman-teman! yang katanya terdapat kuntilanak yang suka berterbangan kesana kemari dan dulunya juga merupakan tempat pembuangan sampah dan pohon-pohon bambu, mungkin kenapa disitu ada kunti itu kali ya teman-teman alasannya… yang sebenarnya juga kita tidak tahu benar ada tidaknya. Cerita mistis itupun diceritakan oleh sang pengelola Teras Cikapundung.  


Selain Jembatan, terdapat tempat bermain anak dimana tempatnya sangat dekat dengan kolam ikan untuk terapi dan biasanya banyak orangtua yang mengajak anaknya untuk datang ke Teras Cikapundung ini karena sembari mereka berterapi di kolam ikan, mereka juga bisa mengajak anak-anaknya untuk bermain di tempat sekitar yang masih bisa terpantau. Salah satunya dari orang yang diwawancarai saat ditanyakan alasan datang ke teras cikapundung ini “ Sebenernya saya tinggal disini neng di Cimbuleuit tapi jarang dateng kesini… biasanya saya lewat aja tapi kebetulan hari ini mau ngajak cucu jalan-jalan dan main ya sekalian weh menikmati pepohonan juga” ujar Kang idoy selaku pengunjung.

Informasi
Jika kalian mau mengunjungi Teras Cikapundung ini siap-siap untuk menghirup nafas lega karena biaya yang dikeluarkan tidak semahal harga datang ke mall. Saat masuk hanya akan dikenakan biaya Mobil atau Motor untuk parkir. Dan untuk masuk ke daerah taman tidak ada kena biaya (waktu saya kesana sih engga ada ya teman-teman) hanya saja disana terdapat sewa rafting jika ingin bermain disungai dan tempat bermain anak-anak seperti odong-odong, mancing ikan, dan warung kecil yang mungkin akan mengeluarkan uang berapalah… tidak akan mencapai 100 ribu. Menurut saya taman ini termasuk taman yang memiliki fasilitas sangat baik dengan banyak objek yang bisa dilihat dan digunakan dibandingkan dengan taman lainnya.

Untuk teman-teman yang suka jalan-jalan dan bingung nih disaat bulan tua mau ngajak kabogoh (pacar) atau gebetan kemana niiiii…. Boleh banget Teras Cikapundung dijadikan salah satu tempat rekomendasi yang dapat dikunjungi karena tempatnya sangat strategis tidak jauh dari tempat makan, dapat menghirup udara segar dan dapat bermain layaknya tempat wisata. Jadi hayu ah ke Teras Cikapundung yu ah!

Penulis : Fiona Nur Nabila 210510170059

Comments